Karya : Makmur Kam
Raga dan indera kami tak paripurna gaya
dan kami sangat bersahaja
sehingga kami menjadi sasaran stigma
Tak perlu dan tak mampu berperan
Hak Asasi kami terpangkas peluang
Dan kesempatan kami terhalang
Aspirasi dan ekspresi kami terpalang
Aneka ragam regulasi dan tentang kami hanya dipajang
kami nyaris kehilangan makna
oleh ulah sekelompok mereka yang bertahta
Lalu kami ada disini karena hendak bertanya
Inikah negara yang sudah merdeka
Seperti ini kah bangsa yang mulia
Inikah indonesia yang berdemokrasi
Atau seperti inikah ajaran kitab-kitab yang kita pahami
Lantaran terlena dalam multi interpretasi yang distorsi
Atau boleh jadi karena proteksi gengsi dan arogansi
Dan kami korban posisi dan fungsi
Lalu jadilah insan-insan yang tertepi
Selanjutnya......
SELAMAT BERKUNJUNG,BERGABUNG MENJALIN IKATAN KEMITRAAN
Jalinan Kemitraan digalang oleh rasa simpati yang menggerakkan diri tuk berbuat "satu" namun memberi "seribu satu" makna,bagi eksistensi organisasi dan menciptakan karsa bagi mereka [Tunanetra]menghilangkan sikap stereotype,diskriminatif dan antipati sehingga mereka dapat eksis dalam kehidupan menuju penyetaraan [Berbuat Untuk Tunanetra,Berbuat Untuk Semua] Bagi sahabat yang ingin berbagi dan mendukung Program Kami,Kampanyekan Blog ini dengan mengcopy Banner Komunitas Peduli Tunanetra.Klik DisiniBuat Para Sahabat Pengunjung ,Blogger,Anggota KAPTEN MITRA,dan Anggota BAMPER XII,kami tunggu masukan dan sarannya yah, demi membangun organisasi kami dan terkhusus kepada para penyandang cacat khususnya Tunanetra.
Kami merekomendasikan Anda untuk mempergunakan Mozilla FireFox Web Development & Hosting
Senin, Juni 16, 2008
Bahana Insan - insan yang tertepi
Senin, Juni 02, 2008
BUMIKU
Alangkah indah bumi ini
Ada pantai
Ada sungai
Ada gunung menjulang tinggi
Ada langit kebiruan
Ada awan
Ada hembusan
Ada pepohonan
Ada burung berkicauan
Ada bunga bermekaran
Akankah tetap indah?
Jika manusia kian serakah?
Memperkaya diri sendiri
Memperbanyak limbah industri
Kendaraan emisi tinggi
Mengekang bumi
Menyebabkan ozon kian ompong
Sementara penambang dan penebang kian sombong
Karena isi kantong tak pernah kosong
dan di sini
Aku yang sedang menatap bumi
Hanya bisa berkata
“Bumiku Terluka”
Makassar, Maret 2007
Pernah dimuat di harian FAJAR pada hari Minggu, 18 November 2007
Selanjutnya......
Rabu, Mei 28, 2008
INDONESIAKU
Selanjutnya......
Minggu, April 06, 2008
Kita Sama
Oleh : Nursam
Makassar, Desember 2007
mata mereka tiada berfungsi
tapi, mereka melihat dengan hati
siapa pun pasti dikenali
mulut mereka sulit berkata
namun mereka mengenal tawa dan realita
siapa pun akan terhibur karenanya
mereka mungkin sulit mendengar
tapi, mereka tahu apa yang benar
karenanya mereka s’lalu tegar
kaki dan tangan mungkin tiada
namun mereka tahu kemana harus melangkah
karenanya mereka tak pernah salah arah
fisik mereka tiada sempurna
namun kesungguhan dan keuletan luar biasa
siapa pun kagum karenanya
wahai yang merasa diri sempurna
wahai yang tak tahu apa itu sempurna
jangan mengira mereka tak berdaya
jangan pernah berkata mereka tak berguna
dan jangan pernah memperolok mereka
karena mereka butuh kita
karena kita pun butuh mereka
karena mereka adalah kita
dan karena kita adalah mereka
mari bersama
menyongsong hidup penuh makna
karena di mata-Nya
kita semua sama
Selanjutnya......
Kata Mereka
|
| Ketua DPD PERTUNI SULSEL
Hamzah M.Yamin
Dengan adanya website ini, memberikan warna tersendiri mengenai penyandang cacat, terkhusus tunanetra, media website menjadi salah satu bentuk sosialisasi yang sangat bagus dengan jangkauan internasional,sehingga upaya mempublikasikan sahabat tunanetra dapat terjangkau secara menyeluruh. Aksi yang dilakukan BAMPER XII sebagai organisasi volunter / mitra PERTUNI sangat membantu kinerja DPD PERTUNI SULSEL dan penyandang tunanetra khususnya, teruslah memberikan satu kebaikan kepada mereka yang membutuhkan |

