SELAMAT BERKUNJUNG,BERGABUNG MENJALIN IKATAN KEMITRAAN

Jalinan Kemitraan digalang oleh rasa simpati yang menggerakkan diri tuk berbuat "satu" namun memberi "seribu satu" makna,bagi eksistensi organisasi dan menciptakan karsa bagi mereka [Tunanetra]menghilangkan sikap stereotype,diskriminatif dan antipati sehingga mereka dapat eksis dalam kehidupan menuju penyetaraan [Berbuat Untuk Tunanetra,Berbuat Untuk Semua] Bagi sahabat yang ingin berbagi dan mendukung Program Kami,Kampanyekan Blog ini dengan mengcopy Banner Komunitas Peduli Tunanetra.Klik Disini
Buat Para Sahabat Pengunjung ,Blogger,Anggota KAPTEN MITRA,dan Anggota BAMPER XII,kami tunggu masukan dan sarannya yah, demi membangun organisasi kami dan terkhusus kepada para penyandang cacat khususnya Tunanetra.
Kami merekomendasikan Anda untuk mempergunakan Mozilla FireFox Web Development & Hosting

Kamis, Juli 24, 2008

Pekan Merah Putih Angging Mammiri

Dalam momentum rangkaian HARI KEMERDEKAAN RI Ke 63 , BAMPERXII turut berperan serta dalam upaya memeriahkan hari kemerdekaan RI.Rangkaian acara tersebut diantaranya Turnamen Futsal Tunanetra bekerjasama dengan Makassar Futsal Center (MFC),Lomba Cipta Puisi , Pameran dan Pentas Seni dan Budaya Makassar, dan Bursa dan Pameran Buku.Kegiatan ini merupakan kampanye penyadaran terhadap masyarakat luas,mengenai potensi bakat dan minat tunanetra terkhusus dalam bidang olahraga kesenian dan lain sebagainya, dengan harapan perhatian masyarakat dan pemerintah untuk memberi ruang akses dalam hal pembinaan olahraga terkhusus futsal tunanetra dan beberapa keterampilan lainnya, demi terwujudnya kampanye TUNANETRA BISA dan Penyandang Cacat Umumnya.
Dikemas dalam konsep pendekatan kultural dan penanaman nilai – nilai kebersamaan, dalam upaya menciptakan nilai-nilai ketahanan budaya, maka beberapa penyajian dan aneka hiburan tetap memperlihatkan dan menampilkan budaya – budaya / seni kota Makassar, yang terpadu dalam satu rangkaian, dengan Nama : ”PEKAN MERAH PUTIH ANGING MAMMIRI”

Diselenggarakan di:
TURNAMEN FUTSAL TUNANETRA (TUNANETRA BISA)
Hari : Kamis - Minggu
Tanggal : 14 – 17 / Agustus / 2008
Jam : 09.00 s / d Selesai
Bertempat di : Lapangan GTC , Makassar

PENTAS SENI DAN BUDAYA LOKAL (KAMI BISA)
Hari : Selasa
Tanggal : 19 / Agustus / 2008
Jam : 08.00 s / d Selesai
Bertempat di : Anjungan Pantai Losari Makassar

Dalam rangkaian peringatan hari kemerdekaan RI yang ke 63, kami bermaksud menyelenggarakan PEKAN MERAH PUTIH yang perincian sebagai berikut :
Turnamen (TUNANETRA BISA FUTSAL)
Kegiatan ini disajikan dalam bentuk turnamen bagi seluruh insan tunanetra yang memiliki bakat dan minat keolahragaan FUTSAL , yang diselenggarakan selama 4 Hari, diselenggarakan di lapangan futsal GTC Makassar.merupakan atas jalinan kerja sama BAMPERXII dan Makassar Futsal Center.
Ketentuan Turnamen , Klik Disini

Kategori Tim Futsal Tunanetra , terdiri dari :
1.Penjaga Gawang (1 Orang Tunanetra Low Vision)
2.Pemain Belakang (1 Orang Tunanetra Total)
2.Gelandang (1 Orang Tunanetra Low Vision)
3.Pencetak Gol (2 Orang Tunanetra Total)

Kegiatan Pekan Merah Putih Anging Mammiri, diantaranya :
Seminar Budaya Lokal dan Inklusi
Seminar Budaya Lokal dimasudkan untuk mendorong rasa sense of belong yang tinggi kepada generasi muda, serta memberi pengetahuan mengenai kebudayaan ,seni lokal dan inklusi di Kota Makassar.Kegiatan ini dipresentasikan oleh para pemateri dari kalangan budayawan serta lembaga – lembaga pemerhati kecacatan khusus bidang inklusi itu sendiri.Untuk setiap peserta seminar hanya dibebankan Rp.15.000, Plus Sertifikat + Makanan Ringan, dan Gratis Tiket nonton )* + Buku.
)* khusus untuk batas pembelian kupon seminar sampai tanggal 15 - Agustus 2008.


Pameran Kebudayaan
Kami mengajak Mitra dan perusahaan yang bergerak di bidang barang seni dan budaya lokal untuk memamerkan barang dagangan mereka, sehingga menjadi pusat informasi dan pameran barang serta hasil karya seni dan budaya mereka, sehingga memberikan minat yang tinggi kepada masyarakat untuk memilikinya, dan atau menggelutinya.
Pameran tersebut, meliputi : Pameran barang dagang seni dan budaya, pameran hasil karya seni dan kerajinan lokal, pameran lukisan, pameran hasil karya seni penyandang cacat, serta pameran keahlian para penyandang cacat.
Selain itu dalam kegiatan pameran ini, kami juga mengajak para mitra baik dari kalangan LSM, institusi pemerintah maupun swasta untuk turut serta terlibat di dalam pameran

Lomba Cipta Puisi Budaya Lokal dan Masyarakat Inklusi
Lomba cipta puisi dengan Tema : ”Wujudkan Cinta Budaya Lokal dan Masyakat Inklusi”, diharapkan memberi stimulan kepada generasi muda khususnya para pecinta dunia sastra kalangan pemula untuk mencinta hasil karya sastra daerah dan lebih teromotifasi untuk membuat hasil karya budaya dari pada hasil karya kontemporer.Selain itu diharapkan pula kepada generasi muda tersebut memiliki kepekaan yang tinggi akan problema kehidupan yang cenderung mendiskreditkan bahkan menutup ruang gerak bagi penyandang cacat, dengan karya puisi tersebut,kita kampanyekan masyarakat cinta budaya lokal dan inklusi dengan menyajikan kertas puisi hasil karya generasi anging mammiri kepada pemerintah dengan syair dan lantunan puisi tersebut.

Lomba Cipta Puisi ini khusus untuk pelajar Tingkat SLTP dan SMU.

Formulir pendaftaran , Rp: 10.000
Gratis Buku + Tiket Nonton Turnamen Futsal Tunanetra.
Dapatkan Hadiah + Piala + Buku

Ketentuan Lomba Selengkapnya : Klik Disini
Brosur Lihat Gambar
Download
Formulir Lihat Gambar
Download

Bursa dan Pameran Buku
Kerjasama dengan Kantor Arsip dan Perpustakaan dan Pengelolaan Data Pemerintah Kota Makassar dan Penerbit Lokal menyelenggarakan Pameran Buku untuk meningkatkan minat baca pelajar sebagai generasi muda penerus bangsa dan Bursa Buku Murah, kegiatan ini diharapkan menjadi pendorong dari upaya pemerintah kota mewujudkan masyarakat cerdas dengan program ”Gerakan Makassar Gemar Membaca”

Pertunjukan Kesenian (KAMI BISA DAN CINTA SENI)

Dengan konsep modern namun tetap mempertahankan kesan kental terhadap nilai – nilai kebudayaan, dengan Busana Adat oleh MC dan Pramusaji Panitia serta beberapa sisipan item acara yang berkenaan dengan Kota Makassar itu sendiri, diantaranya : Tarian Adat Makassar oleh para penyandang Tunarungu, Pentas Musik oleh Band Tunanetra, Pentas Puisi oleh Ade Saputra dan Erlangga (Tunanetra), serta Pentas Seni Teater dengan judul ”Datuk Museng dan Maipa” oleh anggota BAMPERXII, merupakan mitra dari organisasi DPD PERTUNI SULSEL, yang kami kemas sebagai konsep bermaksud mengajak dan mencinta tentang budaya dan seni lokal kepada Masyarakat terkhusus memberi informasi mengenai kemampuan para penyandang cacat dalam berpentas seni, yang diselenggarakan pada acara penyerahan hadiah pemenang lomba futsal tunanetra dirangkaian penutupan turnamen futsal tunanetra. yang diselenggarakan pengisi acara Malam Puncak dan serah terima hadiah.

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama :
Pemerintah Kota Makassar, Dinas Pemuda dan Olahraga,Dinas Pendidikan Kota Makassar,Kantor Arsip ,Perpustakaan dan Pengelolaan Data, Makassar Futsal Center, Harian Tribun Timur,Percetakan warna warni,PT.Mizan,Makassar Terkini, Smart Fm,Makassar Fm,dan Sentosa Sport.
Selanjutnya......

Rabu, Juli 23, 2008

Saharuddin Daming SH,MH Komisioner Tunanetra

Saharuddin Daming SH,MH lahir pada tanggal 28 Mei 1968 dikota pare-pare,Sulawesi – selatan, lebih populer dengan nama julukannya diberbagai media kota Makassar yaitu Andi Sebastian. Hal yang merupakan sejarah dan patut kita haturkan syukur karena terpilih sebagai anggota KOMNAS HAM Periode 2007-2012.Tentu saja kesemua itu tidaklah serta merta diraihnya begitu saja, perlu usaha dan perjuangan yang gigih.
Ia adalah salah satu alumnus Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin yang terbaik, bagaimana tidak mereka yang menganggap bahwa mustahil seorang tunanetra mampu menyelesaikan studi karena batasan yang dimiikinya apalagi dengan waktu yang relatif singkat.
Ia Pernah menjadi Ketua DPD PERTUNI SULSEL,Ketua BPOC SULSEL,Ketua Jaringan Kerja Pemilu Akses Penyandang Cacat (JAKAPASCA), dan menjadi pengacara.Beliau Telah memotivasi anggotanya untuk menuntut ilmu menggapai cita setinggi – tingginya di berbagai bidang, dan sekarang telah tercacat 23 orang yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan Sarjana diberbagai perguruan tinggi dan berbagai disiplin ilmu
Selanjutnya......

Tunanetra Raih Beasiswa di Amerika

Yehezkiel Parudani,S.Pd anak bungsu dari 6 bersaudara ini lahir pada tanggal 2 November 1972. Prestasi yang pernah diraihnya diantaranya : Juara I Vocal Group pada pertemuan pramuka Luar Biasa se-Indonesia di Cibubur tanggal 14 hingga 18 Agustus 1994 dan Juara I Lomba Menyanyi pada PORSENI antar SLB-se Sulawesi Selatan.
Mendapatkan gelar Sarjana di STKIP YPUP dan mengabdikan diri sebagai tenaga honor di SLB-YAPTI Makassar.Pada Tahun 2005 ia terpilih menjadi duta Indonesia untuk Training Computer Internasional,The Second Teruko Ikeda ICT Scholarship di Jepang dan Malaysia.Selanjutnya ia telah mendapatkan beasiswa pendidikan lanjutan S2 di Amerika.
Selanjutnya......

Kamis, Juli 10, 2008

Siswa Tunanetra Mengadu ke Komnas HAM Setelah Ditolak SMAN 16

Makassar (ANTARA News) - Muh. Fadli Ismail, seorang penyandang tunanetra, mengadu ke Komnas HAM setelah ditolak SMU Negeri 16 Jalan Amanagappa, Makassar, Sulsel, saat akan mengembalikan formulir pendaftaran siswa baru akhir pekan lalu dengan alasan cacat netra.

Fadli mengadukan nasibnya kepada anggota Komnas HAM asal Sulawesi Selatan yang juga seorang tunanetra, Saharuddin Daming, kata Abdul Rahman, Humas Perhimpunan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Sulsel, Rabu.

Saharuddin Daming langsung menelpon pihak Dinas Pendidikan Kota Makassar setelah menerima laporan itu.

"Setelah ditelepon, pihak Dinas Pendidikan Kota Makassar kemudian memanggil kami dan meminta Fadli untuk mendaftar ulang," ujar Rahman.

Menurut dia, tidak ada alasan pihak sekolah menolak Fadli karena setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan di manapun dengan status yang sama dengan siswa normal lainnya. Lagipula tidak ada regulasi yang melarang penyandang cacat mendaftar pada sekolah umum.

"Yang saya tahu ada undang-undang yang membolehkan anak yang berkebutuhan khusus atau penyandang cacat bersekolah di manapun selagi mereka bisa," kata Rahman.

Fadli bersama siswa lainnya akhirnya dapay mengikuti test masuk SMU Negeri 16 Makassar mulai Rabu (9/7). Saat mengerjakan soal, Fadli didampingi kerabatnya yang membacakan soal dan menuliskan jawaban pada lembar yang di bagikan. Dari 590 siswa yang ikut test itu, Fadli satu-satunya peserta tunanetra.

Pelaksana Tugas Kepala SMU Negeri 16 Makassar, Tajuddin Rasyid menjelaskan, pihak sekolah tidak bermaksud menolak Fadli. Namun karena belum pernah ada pendaftar tuna netra sebelumnya sehingga formulir yang bersangkutan ditangguhkan pelayanannya.

"Setelah ada surat resmi dari Dinas Pendidikan Kota Makassar, baru kami berani menerima Fadli," kata Tajuddin dan menambahkan, memang ada beberapa sekolah yang diizinkan menerima penyandang cacat tetapi tidak termasuk SMU 16 Makssar.

Tajuddin belum bisa memberi jaminan perkembangan pendidikan Fadli selanjutnya di sekolah tersebut karena belum ada kepastian kelulusan siswa yang ikut test.

"Belum pasti juga Fadli lulus. Jadi saya tidak tahu bagaimana selanjutnya. Saya hanya minta petunjuk Dinas Pendidikan Kota Makssar," kata Tajuddin.

Kasus yang sama juga terjadi pada siswa tunanetra, Irwan yang mendaftar di SMK 7 Makassar yang diizinkan ikut test mulai Kamis besok (10/7) setelah melalui campur tangan anggota Komnas HAM. (*)

Gimana yah ?? nasib pendidikan para penyandang tunanetra, jika hak mendapatkan pendidikan yang layak menjadi terhalang.STOP DISKRININASI (BAMPERXII)
Selanjutnya......

Rabu, Juli 02, 2008

Metode Pacaran Yang Baik

Oleh : Sujono Said (Tunanetra)
Dalam agama kita, tidak ada istilah pacaran meskipun kita mati-matian membolak balik kitab suci Al-quran dan buku-buku hadis kita tidak akan menemukan apasih itu pacaran menurut pandangan Islam sehingga banyak aktifis da’wa yang mengatakan bahwa pacaran itu hukumnya haram.Keharaman pacaran ini disimpulkan selain alasan yang telah penulis kemukakan di atas, juga berdasarkan banyaknya realita, fakta, dokumenta,historika, data, kenyataan berbicara bahwa dimasa sekarang ini banyak muda-mudi yang berpacaran tetapi banyak melakukan penyimpangan-penyimpangan yang amatlah dimurkai oleh Allah.Mengapa demikian? Sebab ketika mereka melakukan acara duduk bersama dengan sido’I atau yang dalam bahasa ABG dikenal dengan istilah Lending mereka melakukan ekspresi yang merupakan simbol bahwa mereka saling mencintai, ekspresi tersebut antara lain mula-mula mereka saling berpegangan tangan, kemudian merekapun saling meremas-remas tangan, saling membelai telapak tangan, akhirnya karena mereka sudah sama-sama menikmati dunia yang merupakan milik berdua merekapun melakukan satu ekspresi yaitu saling berpelukan, ekspresi ini penulis sebut dengan istilah gaya Teletubbies,dan akibatnya Iblis laknatullahpun menggoda, sehingga terjadilah apa yang disebut dengan istilah hubungan badan di luar nikah atau dikenal dengan istilah free seks.
Jadi, adanya metode pacaran yang ujung-ujungnya adalah free seks, maka konsekwensi yang harus diterima oleh pasangan tersebut adalah menikah diusia dini, dan apabila hal tersebut sudah terjadi, maka hal ini sangatlah menakutkan, karena akan timbul sebuah pertanyaan mampukah mereka untuk menjalin rumahtangga? Biasanya diusia dini jalan pemikiran mudamudi masih belum terlalu dewasa, sehingga kekhawatiran tentang menikah di usia dini sering terjadi, kekhawatiran ini terjadi sebab sudah jelas di depan mata kita sebuah gambaran yang diberikan oleh sebuah Mega Sinetron yang bercerita tentang dampak negatif yang muncul dengan adanya pernikahan di usia dini.
Menyaksikan hal ini, penulispun sempat berfikir yang amat konyol yang ada dalam hati penulis bahwa yang namanya pacaran sangatlah nikmat, sehingga ketika penulis masih SMP penulispun sempat ingin memiliki seorang pacar, lambat laun pemikiran penulispun lebih konyol lagi sebab penulis tiba-tiba berfikiran bahwa pacaran adalah sesuatu yang amatlah tidak baik, sebab dalam berpacaran kita tidak selamanya berjodohan, dan kita bisa terjerumus ke lembah dosa.
Tetapi pada akhirnya penulispun berubah pikiran setelah melihat beberapa metode berpacaran yang ternyata bisa membawa kita ke hal-hal yang positif, kita bisa menambah ilmu pengetahuan, dan kita bisa terhindar dari mala petaka salahsatunya adalah free seks, maka sejak itu penulis berkesimpulan bahwa berpacaran itu boleh-boleh saja asalkan tidak berada di luar batas kewajaran, dan jangan menggunakan metode seperti yang telah penulis paparkan di atas, tetapi gunakanlah metode berpacaran yang baik yang insya Allah kita tidak akan terjerumus dalam lembah yang akhirnya membuat kita bisa ternoda.
Berikut ini penulis akan menguraikan metode pacaran yang baik berdasarkan apa yang penulis saksikan, semisal kita mengadakan acara duduk bersama atau yang lebih dikenal dengan istilah lending,maka isilah lending dengan bertukar pengetahuan, dan saling memberi motifasi agar keduanya tetap bisa menjadi orang yang sukses, apabila anda adalah seorang pelajar, maka lending diisi dengan belajar bareng, bukannya diisi dengan nonton bareng di bioskop.
Metode yang lain agar kita terhindar dari free seks, adalah kita sebagai seorang pemuda yang punya pacar agar lingkungan rumah kita dan rumahnya ber jauhan agar tidak sering ingin bertemu.
Tetapi ada beberapa aktifis da’wa yang berpendapat bahwa sebenarnya pacaran lebih indah apabila kita sudah melalui proses pernikahan, sebab dia telah halal bagi kita terserah kita mau berbuat apa saja.
Ada pula sebahagian generasi Islam yang membuat suatu metode pacaran yaitu metode Ta’arruf, metode ini hanya dilakukan dengan cara berkenalan antara Ikhwan dan Akhwat dan kemudian menjalin tali persaudaraan sebagai saudara se Islam , dan apabila Ikhwan tersebut ingin melanjutkan maka dia langsung datang ke rumah Akhwat dengan didampingi oleh kedua orang tuanya untuk mengajukan lamaran.
Tetapi intinya, wajarlah apabila ada sebahagian aktifis da’wa yang melarang keras orang untuk menjalin hubungan asmara dengan seorang wanita atau seorang laki-laki sebab tentu dasar pelarangannya sangatlah kuat karena dapat ditemukan di hampir setiap waktu, tetapi apabila ada seseorang yang mengatakan bahwa pacaran adalah sesuatu yang baik juga tidaklah menjadi suatu hal yang salah asal tidak menyalahi aturan baik dalam ber agama maupun dalam berbudaya.
Penulis sendiri tidak mau mengatakan bahwa pacaran adalah sesuatu hal yang tidak baik, sebab perjalanan hidup penulis masih panjang penulis sadar bahwa penulis masih duduk di bangku kelas 1 SMA, sedangkan penulis sendiri tidak mau menghukumi sesuatu adalah sesuatu yang salah bahkan membenci sesuatu bagi penulis adalah hal yang tidak baik, memang ada kalanya kita harus membenci sesuatu, tetapi harus membenci pada tempatnya, penulis tidak mau mengatakan bahwa pacaran adalah sesuatu yang sangat dibenci oleh penulis sebab apabila penulis melakukan hal demikian maka penulis akan dikena hukum.
Hukum apakah gerangan yang akan menjerat penulis? Kalau dalam ilmu Fisika kita belajar hukum Ohm, hukum Arkimedes, dan hukum kapler, sedangkan dalam mata pelajaran Kimia kita belajar hukum Dalton, dalam ekonomi kita belajar hukum Gosseng, tetapi hukum yang akan menjerat penulis adalah hukum Karma.
Satu hal yang menjadi prinsip bagi penulis bahwa janganlah kita mencintai sesuatu terlalu ber lebihan sebab akan berujung pada kebencian tetapi janganlah terlalu membenci sesuatu sebab yang kita benci belum tentu lebih jelek daripada kita.
Selanjutnya......

Minggu, Juni 29, 2008

Selamat Menempuh Hidup Baru (Ranggo)

Tepat tanggal 27 Juni 2008,sepasang tunanetra saudara kami, sahabat kami, melangsungkan Akad Nikah di kediaman mempelai wanita.Insan dua sejoli ini melangsungkan akad nikah dihadiri oleh Guru/Pengajar SLB/A YAPTI Makassar,Organisasi Ketunanetraan,Pengurus BAMPERXII, kerabat dekat dan masih banyak lainnya. Liat nih foto-foto yang diambil langsung oleh Gelandangan yang bertindak sebagai juru kamera,hehehe punya bakat juga tuh.Besok-besok klo ada yang mau kawinan hub.ajja tuh Gelandangan (wkwkwkwkwk).Pokoke semua Pengurus DPD PERTUNI SULSEL dan BAMPERXII mengucapkan selamat dan semoga hidup bahagia selalu.Amin.
Buat seluruh kawan-kawan anggota BAMPERXII dan sekitarnya, diundang hadir di acara pernikahan Kanda Ranggo, pada tanggal 03 Agustus 2008, pukul : 19.00 Wita, ditunggu yah.



Selanjutnya......

Kamis, Juni 26, 2008

Dua Tunanetra SLB/A YAPTI Raih Juara Seni SLB Tingkat Propinsi

foto ade saputra
Ade Saputra dan Erlangga Wahyu Pratama mendapatkan prestasi yang membawa harum bagi Sulawesi Selatan khususnya SLB/A YAPTI Makassar.Pada Lomba Seni SLB - SDLB se Sulawesi Selatan.
Diselenggarakan di Flep Maros, pada tanggal 24-25 Juni 2008.Ade Saputra meraih prestasi pemenang lomba Kategori Nyanyi Solo Se Sulawesi Selatan,sebagai Juara Pertama dan Erlangga Wahyu Pratama meraih prestasi pemenang lomba kategori Puisi se Sulawesi Selatan,sebagai Juara Ketiga.


Untuk Setiap kategori lomba, juara pertama akan diberangkatkan ke Bandung untuk ikut serta dalam ajang tingkat nasional.

Untuk setiap lomba mendapatkan piala dan uang pembinaan
Hadiah I = 200.000 (Diikutsertakan lomba tingkat nasional)
Hadiah II = 150.000
Hadiah III = 50.000

*.Memprihatinkan juga yah, untuk prestasi yang gemilang itu,harusnya mereka mendapatkan prestise yang setimpal dengan prestasi non penyandang cacat, sebagaimana yang kita ketahui para pemenang tarik suara dan puisi itu mendapatkan uang dan penghargaan yang luar biasa, sampai jadi artis terkenal segala,mari kita perlakukan mereka sama.Dukung Tunanetra BISA,yuk.
Selanjutnya......

Rabu, Juni 25, 2008

FUTSAL Tunanetra

Tunanetra Main Futsal,gimana yah???
Dalam memajukan bakat dan minat olahraga tunanetra khususnya di bidang Futsal,maka DPD PERTUNI SULSEL bekerjasama dengan BAMPERXII menggelar Turnamen Futsal Tunanetra, yang Insya Allah akan dilaksanakan pada tanggal 14-18 Agustus 2008, di Lapangan Futsal Mall GTC Makassar kegiatan ini atas kerjasama dengan Makassar Futsal Center.
Turnamen Futsal Tunanetra, merupakan turnamen yang pertama kali di gelar di Makassar, hal ini berbeda dengan daerah dan negara lainnya.


Selain karena tidak didukung oleh fasilitas dan perhatian pemerintah, juga karena belum diberikannya kesempatan secara terbuka oleh pemerintah jenis perlombaan yang dipertandingkan tersebut.

Coba kita lihat di Blind Word Championship yang diselenggarakan di argentina, yang di promotori oleh organisasi besar olahraga tunanetra, yaitu International Blind Sport Federation (IBSA).Jangan jadikan mereka hambatan dan jangan menghalangi mereka tuk berbuat.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT RI ke 64 Tahun, insya Allah akan diselenggarakan pada tanggal 08 Agustus 2008 (08-08-08), di Makassar.

Dukungannyayah!!!, buktikan anda peduli terhadap mereka ???
Kali aja ada yang mau sponsori,Hubungi aja kami.

Selanjutnya......

Selasa, Juni 24, 2008

Pelatihan Penyuluhan HIV / AIDS

Berdasarkan data pengidap HIV/AIDS oleh Kepala Dinas Kesehatan Makassar Naisyah Azikin , Jumlah penderita HIV/AIDS di Makassar mencapai angka 1.687 orang pada 2007. Jumlah ini terdiri atas 289 orang penderita HIV dan 1.389 orang penderita AIDS.Jumlah tersebut memberikan perhatian serius kepada siapapun untuk bersama-sama, peduli dan mengambil tindakan yang tegas untuk menyelamatkan generasi muda dari HIV/AIDS.Atas hal itu BAMPERXII bekerjasama dengan Metamorfosa mengadakan pelatihan bagi penyuluh HIV/AIDS 101,STOP AIDS,No To NARKOBA,kepada anggota BAMPERXII dan DPD PERTUNI SULSEL, sehingga diharapkan selepas pelatihan mampu menjadi tenaga penyuluh untuk penanggulangan HIV/AIDS.


Diselenggarakan Pada Tanggal : 08-17 Juli 2008, di Aula YAPTI Makassar.Kegiatan ini dibatasi sebanyak 10 orang, yang akan diselenggarakan di AULA YAPTI Makassar.(Jadwal dalam konfirmasi).
Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) pada 2005, jumlah penderita HIV/AIDS mencapai 523 orang. Sementara pada 2006, mencapai 586 orang, serta 2007 mencapai 1.687 penderita

Siapkah anda memberantas HIV/AIDS ???
Pedulikah ANDA ???

Selanjutnya......

Selasa, Juni 17, 2008

Bursa dan Bedah Buku

15 Juni 2008,sekali lagi BAMPERXII menyelenggarakan sebuah kegiatan yang merupakan rangkaian peringatan HARDIKNAS dan rangkaian kegiatan DPD PERTUNI SULSEL, menggelar Bursa dan Bedah Buku. Dengan tema " Melalui Bedah Buku kita tingkatkan wawasan dan kearifan dalam menanggapi suatu masalah.
Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk memotifasi sahabat - sahabat mitra dan anggota DPD PERTUNI SULSEL, untuk lebih mencintai buku sebagai sumber pengetahuan.

Kegiatan tersebut
Agenda Kegiatan tersebut diantaranya:
1.Laporan Ketua Panitia : Saudara A.Irwan
2.Sambutan Ketua BAMPERXII : Mustaqim Zulkifli
3.Sambutan Ketua DPD PERTUNI SULSEL : Hamzah M.Yamin
4.Penyerahan Hadiah Juara Quis Qwarter I
5.Pembacaan Puisi : Bahana insan - insan yang tertepi oleh Ade saputra, Karya Makmur Kam.
6.Bedah Buku "Mencari Jejak Amarah" oleh Mbak Rasmi Ridjang Sikati.
7.Pentas Bakat dari Band DPD PERTUNI SULSEL.

Diantara agenda tersebut, diatas. Bursa bukupun digelar, atas kerja sama PT.Mizan Media Utama, diantara buku - buku terdapat buku Laskar Pelangi, Edensor, Sang Pemimpi, Sherlock Holmes, dll.

Peserta yang hadir nampak dengan serius mengikuti pelaksanaan kegiatan tersebut, yang merupakan perwakilan dari berbagai lemabaga kemahasiswaan dan LSM lainnya, termasuk yang hadir dari sahabat Komunitas Angin Mamiri.

Semoga dengan hadirnya pelaksanaan kegiatan ini, menjalin komunikasi antar sesama, terkhusus komunitas - komunitas yang peduli terhadap tunanetra,(TUNANETRA BISA)

Seputar bedah buku juga diulas oleh Sahabat Gelandangan,yang juga anggota BAMPERXII.

Terimakasih untuk semuanya.
Ketua Panitia

A.Irwan

Selanjutnya......

Seminar dan Workshop Nasional

DPD PERTUNI SULSEL, sukses menggelar pelaksanaan seminar dan workshop nasional yang diselenggarakan pada tanggal 08 Juni 2008, dengan tema "Education For All" dalam mencapai tujuan nasional, di AULA Angin Mamiri, Makassar - Sulawesi Selatan.
Peserta yang turut berpartisipasi diantaranya adalah guru / dosen dan mahasiswa, dengan jumlah kurang lebih 350 orang.

Hadir diantaranya Ketua PPCI SULSEL, Ketua HKI (Helen Keller Indonesia), Ketua DPD PERTUNI SULSEL, Kepala Sekolah SLB/A YAPTI.

Peserta mendapatkan sertifikat yang ditanda tangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Sulawesi Selatan.

Narasumber dari Seminar dan workshop nasional diantaranya Prof.Soli Abimanyu,M.Sc , Dra.Tatiana Meidina,M.Pd , Widyawati (Helen Keller Indonesia)

Selanjutnya......

Senin, Juni 16, 2008

Bahana Insan - insan yang tertepi

Karya : Makmur Kam

Raga dan indera kami tak paripurna gaya
dan kami sangat bersahaja
sehingga kami menjadi sasaran stigma
Tak perlu dan tak mampu berperan
Hak Asasi kami terpangkas peluang
Dan kesempatan kami terhalang
Aspirasi dan ekspresi kami terpalang

Aneka ragam regulasi dan tentang kami hanya dipajang
kami nyaris kehilangan makna
oleh ulah sekelompok mereka yang bertahta
Lalu kami ada disini karena hendak bertanya
Inikah negara yang sudah merdeka
Seperti ini kah bangsa yang mulia

Inikah indonesia yang berdemokrasi
Atau seperti inikah ajaran kitab-kitab yang kita pahami
Lantaran terlena dalam multi interpretasi yang distorsi
Atau boleh jadi karena proteksi gengsi dan arogansi
Dan kami korban posisi dan fungsi
Lalu jadilah insan-insan yang tertepi

Selanjutnya......

Selasa, Juni 10, 2008

50 Tunanetra Tuntut Pembubaran Ahmadiyah

JAKARTA - Sekira 50 orang yang tergabung dalam Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) menuntut pembubaran aliran Ahmadiyah.

Aksi para tunanetra ini digelar bersama sekira 2.000 massa yang tergabung dalam Hizbut Tahrir Islam (HTI), Front Pembela Islam (FPI), massa pendukung Partai Persatuan Pembangunan dan berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya di depan Istana Merdeka, Jakarta.

Menurut anggota ITMI, Ajat Sudrajat, kedatangannya menuntut pemerintah untuk segera mengeluarkan SKB pembubaran aliran Ahmadiyah.

"Karena dia (Ahmadiyah) aliran sesat, dan yang menyebabkan perpecahan antara umat islam saat ini," ujarnya kepada okezone, Jakarta, Senin 9/6/2008).

Ajat menegaskan, orang yang memiliki kekurangan seperti dirinya dan rekan-rekannyapun mampu melaksanakan jihad.

"Kami juga ingin menunjukkan, bahwa tunanetra mampu untuk berjihad," katanya.

Pantauan okezone, hingga pukul 9.45 WIB massa dari berbagai ormas yang menuntut pembubaran Ahmadiyah terus berdatangan ke depan Istana Merdeka.

Sementara, ratusan aparat keamanan gabungan telah bersiap untuk menjaga aksi unjuk rasa. Kawat berduripun sudah dibentangkan tepat di depan Istana Merdeka. (ase)(uky)
Berita Terkait 'ahmadiyah'



Selanjutnya......

7 Orang Tunanetra Taklukkan Himalaya

Sesuatu hal yang spektakuler yang dilakukan oleh ketujuh penyandang tunanetra ini.Mereka melakukan hal yang sebagaian dari insan yang normal tentu merasa kesulitan untuk melakukannya.
Apa yang membuat mereka nekat,berhasilkah mereka sampai ke puncak gunung tertinggi itu??.

Erik Weihenmayer, manusia buta pertama yang mencapai ketinggian 29.035 kaki puncak Gunung Everest dan mendaki tujuh puncak di dunia, melakukan tantangan berbeda.

Dia memandu enam remaja Tibet yang buta untuk mencapai 23.000 kaki puncak Lhakpa Ri, bagian puncak lain di Everest.

Pendakian ini berawal saat Weihenmayer menerima pesan elektronik dari Sabriye Tenberken, seorang kandidat peraih Nobel Perdamaian 2005 dan salah satu pendiri kelompok Braille Without Borders, sebuah sekolah bagi orang buta di Lhasa, Tibet. Para siswa di sekolah tersebut terinspirasi oleh Weinhenmayer dan ingin bertemu dengannya.

Bahkan, Tanberken memiliki ide berbeda. Dia meminta Weihenmayer mengajak murid-muridnya mendaki gunung tertinggi di dunia itu.

Walhasil, perjalanan menempuh bahaya untuk menuju puncak berhasil dilakukan selama tiga pekan. Perjalanan ini didokumentasikan oleh Lucy Walker, dalam film dokumenter bertajuk “Blindsight”.

Berlatar belakang keindahan Himalaya, film ini memperlihatkan tantangan yang dihadapi enam bocah dalam kehidupan kesehariannya dan dalam perjalanan di Himalaya ini.

“Kami memang buta, tetapi hati kami tidak buta. Justru hati orang-orang normal yang buta,” kata Tenzin, salah seorang remaja Tibet, dikutip CNN, Kamis (3/4/2008).

Berita ini anda juga dapatkan di Muhsinlabib.wordpress.com
Selanjutnya......

Kata Mereka

Ketua DPD PERTUNI SULSEL Hamzah M.Yamin
Dengan adanya website ini, memberikan warna tersendiri mengenai penyandang cacat, terkhusus tunanetra, media website menjadi salah satu bentuk sosialisasi yang sangat bagus dengan jangkauan internasional,sehingga upaya mempublikasikan sahabat tunanetra dapat terjangkau secara menyeluruh. Aksi yang dilakukan BAMPER XII sebagai organisasi volunter / mitra PERTUNI sangat membantu kinerja DPD PERTUNI SULSEL dan penyandang tunanetra khususnya, teruslah memberikan satu kebaikan kepada mereka yang membutuhkan